keterangan
Featured Post Today
print this page
Latest Post

POLA PEMUKIMAN dan KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT PESISIR DUSUN MUNCAR (JAWA TIMUR)



Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 13.000-an pulau, memiliki garis pantai sepanjang 80.000km. Lingkungan perairan merupakan pentas dominan di Indonesia, bukan saja karena bentuknya, tetapi juga karena termasuk daerah iklim hujan tropis. Luas wilayah Indonesia yang 5,2 juta km2 itu terdiri atas 62% perairan dan 38% daratan. Wilayah perairan itu sendiri terdiri atas laut, selat, teluk, danau, sungai, rawa, dan waduk. Umumnya curah hujan rata – rata tahunan di Indonesia cukup tinggi, yang merupakan sumber utama perairan darat.
Didaerah propinsi Jawa Timur, pentas lingkungan perairan juga tampak menonjol. Luas wilayah daratan propinsi Jawa Timur termasuk pulau kecil disekelilingnya adalah 4.792.201.72 ha. Sedangkan, luas wilayah perairan lautnya hampir tiga kali lipat, yaitu 11.000.000 ha. Dalam pada itu sebagian wilayah daratannya berwujud perairandarat, khususnya tambak telah mencapai luas 94.677 ha, belum termasuk perairan darat yang berwujud sungai, waduk, dan rawa.
Lingkungan perairan di Indonesia dapat dikatagorikan atas perairan laut yang dikenal dengan nama Laut Nusantara dan perairan daratan. Karena itu tidak mengherankan apabila disekitar pantai muncul pemukiman – pemukiman penduduk. Sesuai dengan lokasi kondisi fiiknya, pemukiman penduduk disekitar pantai itu disebut desa pantai. Umumnya penduduk desa pantai memanfaatkan perairan laut sebagai sumber penghidupan nelayan. Pemukiman yang masyarakatnya dominan sebagai nelayan juga disebut masyarakat nelayan.
Kenyataan sekarang, menunjukkan wilayah perairan nusantara yang luas ini belum dimanfaatkan secara efektif sebagai ruang kehidupan. Sebagian besar nelayan masih menggunakan teknologi tradisional yang sarana transportasinya mengandalkan mesin tempel serta pengetahuan astronomi dan meteorologi tradisional. Para nelayan mampu mengetahua musim ikan dan lain sebagainya. Salah satu dari sekian banyak kelompok nelayan yang cukup berhasil adalah masyarakat nelayan du Muncar, Propinsi Jawa Timur.

A.      Lokasi dan Keadaan Alam Dusun Muncar ( Jawa Timur)
1.    Lokasi
Dusun muncar merupakan bagian dari wilayah Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur. Kecamatan Muncar memiliki sebanyak 20 dusun. Tepatnya adalah 3 dusun di Desa Tembokrejo, 3 dusun di Desa Kedungrejo, 5 dusun di Desa Sumberberas, 3 dusun di Desa Sumbersewu, 4 dusun di Desa Tapanrejo, dan 2 dusun di Desa Blambangan. Diantara dusun – dusun itu ada pula yang menggunakan nama “Muncar”, yaitu Dusun Muncar Kalimoro di Desa Tembokrejo dan Dusun Muncar Sampangan di Desa Kedungrejo.
Dari Kota Banyuwangi yang menjadi ibu kota kabupaten, Dusun Muncar berada sekitar 37 km ke arah selatan. Kota ini terletak pada paling ujung timur dan berbatasan langsung dengan Selat Bali di sebelah timur, dengan Kota Srono-Cluring di sebelah barat, lalu sebelah utaranya Kota RogoJampi-pusat Banyuwangi, dan wilayah batas selatan merupakan Taman Nasional Alas Purwo. Jika kita melihat pada peta letak astronomis Kota Muncar ialah 8°26ˈ0ˈˈ selatan, 114°20ˈ0ˈˈ timur.
Batas wilayah Dusun Muncar sebelah Timur adalah Sealat Bali. Batas disebelah selatan adalah Dusun Tratas (Desa Kedungrejo), disebelah barat adalah Dusun Krajan (Desa Kedungrejo), dan disebelah utara adalah Dusun Muncar Kalimoro (Desa Tembokrejo). Batas antara Dusun Muncar, Desa Kedungrejo dengan Dusun Muncar, Desa Tembokrejo berupa jalan aspa yang lebarnya sekitar 6 meter.
Luas wilayah Dusun Muncar hampir mencapai sekitar 1 km2, atau lebih tepatnya adalah sekitar 86,315 ha.
2.    Keadaan Alam
            Dusun Muncar termasuk pemukiman pantai. Medan wilayahnya relatif randah dan dataran tingginya berkisar antara 1 – 3,7 meter diatas permukaan laut (Kecamatan Muncar). Panjang pantai wilayah Dusun Muncar kurang lebih 1 – 2 km. Pantai wilayah dusun ini menjadi pusatkegiatan pernelayanan masyaakat Muncar pada umumnya.
Dusun Muncar memiliki pantai dan laut yang potensial yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat. Datarannya cenderung rata karena merupakan bagian dari daratan alluvial yang terbentuk oleh kompleks pegunungan api Raung-Ijen. Selain laut yang menjadi sangat penting bagi masyarakat, tetapi juga terdapat sungai-sungai yang mengaliri kota Muncar. Dan juga di sebelah selatan Muncar terdapat dataran banjir atau delta yang cukup luas yang terbentuk oleh proses sedimentasi sungai yang langsung mengarah ke laut. Delta tersebut digunakan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat.
Suhu udara daerah Muncar cukup tinggi, yaitu berkisar antara 30o – 31oC. sementara itu curah hujannya berkisar antara 2mm – 323mm/bulan. Hujan rata – rata pertahun adalah 1.807 mm. Curah hujan yang relatif tinggi terjadi antara bulan November – April, sedangkan curah hujan terendah pada bulan September dan Mei. Antara bulan Mei – Oktober kadang – kadang terjadi hujan “salah mangsa” ( hujan yang bukan musimnya), sehingga ada bulan – bulan yang memiliki curah hujan cukup tinggi pada musim kemarau. Pada bulan – bulan dengan curah hujan tinggi otomatis memiliki haru hujan yang cukup banyak. Sebaliknya pada bulan – bulan kering atau kemarau, jumlah hari hujan perbulan juga cenderung sedikit.
Desa ini memang terkenal sebagai penghasil ikan, selain itu juga terkenal dengan banyaknya industri yang ada di sana. Industrinya antara lain industry pengalengan ikan, industri pakan ternak, industry tepung ikan, industri coldstorage, industry minyak ikan. Industri-industri tersebut dibangun dalam satu kawasan yang tepatanya terletak di desa Sampangan dan desa Kedungrejo. Dan jarak antara kawasan industri ini dengan pelabuhan dan garis pantai sangat dekat sekitar antara 500 m. hal ini dimaksudkan supaya dekat dengan sumber bahan baku industri, Karena hal tersebut juga akan memudahkan pengambilannya sehingga bahan baku tidak mudah rusak. Serta memperkecil biaya akomodasi atau transportasi dari pihak pabrik industri.
B.  Pola Pemukiman dan Keadaan Fisik
Pola pemukiman masyarakat terbentuk memanjang di sepanjang garis pesisir pantai Muncar. Selain itu juga memanjang mengikuti alur sepanjang sungai dan jalan. Bangunan rumah yang berada dipinggir jalan seluruhnya menghadap ke jalan, sedangkan yang agak jauh dari jalan menghadap gang. Sepintas, tata letak bangunan rumah didusun ini tampak teratur dan rapi. Akan tetapi, kesan itu akan pudar jika kita memasuki salah satu gangdi Dusun Muncar ini. Karena letak bangunan yang tidak teratur atau searah,serta bentuk dan ukuran bangunan rumah yang tidak sama. Kenampakan yang cukup teraturhanya tampak dibagian pinggir jalan saja. Pemandangan yang semrawut dijumpai didalam perkampungan
Kota ini memiliki penduduk yang banyak dan daerah yang luas pula. Namun cenderung penduduk membangun pemukiman semakin rapat karena semakin banyaknya jumlah warga terutama pada desa yang dekat dengan pantai dan pabrik. Sehingga jarak rumah satu dengan yang lain sangat pendek bahkan tidak ada jarak sama sekali. Dengan kerapatan jarak antar rumah yang seperti itu menyebabkan bahaya yang bisa timbul tiba-tiba misalnya kebakaran, banjir dan sebagainya.
Bangunan rumah penduduk Dusun Muncar tampak cukup padat. Tampak sejumlah bangunan rumah yang dindingnya saling menempel antara satu rumah dengan yang lain. Ada pula sejumlah bangunan rumah yang jarak antar dinding rumahnya hanya seberapa centimeter.bagian depan rumah dipinggir jalan biasanya diberi pagar, sedangkan yang agak jauh dari jalan jarang yang memiliki pagar. Hal ini, antara lain agar lebih bebas atau lega karena ruang akibat sempitnya pekarangan. Sebagian rumah penduduk dusun ini tiak memiliki halaman. Kalaupun ada, halaman itu relatif sempit. Salah satu akibatnya, tempat bermain dan membuang sampah terasa kurang memadai.
Laut dan pantai kota Muncar memiliki nilai yang sangat penting bagi masyarakatnya, karena laut dan pantai menjadi sumber penyokong mereka untuk memenuhi kebutuhan dan juga mempengaruhi kehidupan social masyarakatn Jika laut atau pantainya rusak maka kehidupan masyarakat juga ikut terganggu dengan tidak adanya sumber pemenuhan kebutuhan. Kemudian lain halnya dengan masyarakat di kota Kalibaru-Genteng (Banyuwangi wilayah barat), menurut mereka pantai dan laut kota Muncar lebih bernilai pada estetika dan entertaimen atau hiburan saja. Hal tersebut dikarenakan wilayah lingkungan mereka tinggal di daerah dataran yang lebih tinggi. Kecenderungannya mereka berprofesi petani sayur-mayur dan menurut mereka tentunya tanah merupakan hal yang bernilai penting. Jadi setiap orang dari daerah yang berbeda pasti beranggap atau menilai sesuatu berbeda dengan orang yang lainnya meskipun objeknya sama.
C.  Jumlah Penduduk dan Pelapisan Sosial
Dibandingkan dengan luas wilayahnya (86,315 ha), tingkat kepadatan penduduk Dusun Muncar ini tergolong cukup tinggiyaitu sekitar 114 jiwa/ha atau 11.400 jiwa/km2. Jauh lebih tinggi daripada kepadatan penduduk di tingkat Desa Kedungrejo (3.245 jiwa/km2), atau kepadatan penduduk ditingkat Kecamatan Muncar yanghanya sekitar 1.416 jiwa/km2.
Langsung atau tidak langsung. Ada pelapisan sosial dalam kehidupan masyarakat Dusun Muncar. Pelapisan sosial ini antara lain, didasarkan keada status agama, dan kekayaan seseorang. Karena status tergolong tinggi, seseorang akan disegani oleh warga masyarakat lainnya. Demikian pula, tingkat penggunaan agama dankekayaan dapat menjadikan orang yang bersangkutan memiliki nilai tersendiri dalam masyarakat setempat. Orang yang paling disegani oleh masyarakat setempat adalah kyai, kyai adalah orang yang ahli dan memiliki pengetahuan luas tentang agama,khususnya agamaislam. Masyarakat mengganggap bahwa kyai adalah panutan warga sekitar.
Setelah kyai, orang yang disegani oleh warga Dusun Muncar adalah “kerawat” atau aparat (“pamong”), kerawat dihormati oleh masyarakat karena kedudukannya. Seperti, gurudan orang kaya. Guru dianggap orang yang sangat berjasa dalam pendidikan anak – anak mereka, guru juga memberi taladan dan bimbingan, serta pembaruan dalam masyarakat. Orang kaya disegani oleh masyarakat sekitar karena materi (kekayaan) yang dimiliki. Dalam hal tertentu orang kaya adalah penolong bagi warga sekitar.
Warga masyarakat yang berada pada lapisan paling rendahdaam struktur pelapisan sosial ini adalah rakyat biasa. Kelompok ini terdiri dari para buruh nelayan, buruh pabrik, tukang becak, dan para pedagang kecil.
DAFTAR PUSTAKA
Budhisantoso, dkk. Kehidupan Masyarakat Nelayan Di Muncar (Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1991.
Sandy, Made. Republik Indonesia Geografi Regional. Jakarta: Indograph Bakti, 1996.
Wasono, dkk. Pertumbuhan Pemukiman Masyarakat Di Lingkungan Parairan Daerah Jawa Timur. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986

Geografi Regional Benua Afrika

Dalam artikel ini akan membahas tentang regional dunia Afrika. Benua Afrika dikelompokkan menjadi 4 region geografi, yaitu : (1) Afrika Barat, berbatasan dengan Samudra Atlantik di sebelah barat dan Selatan G.Sahara diutara dan G.Kamerun hingga danau Chad di Timur. (2) Afrika Tengah, PBB menggambarkan wilayah Afrika Tengah berada di Selatan G.Sahara timur Afrika Barat dan di Barat Great Valley Rift. (3) Afrika Timur, (4) Afrika Selatan, (5) Afrika Tenggara.
Afrika merupakan benua terluas kedua di dunia sesudah Asia, dengan luas ± 11.000.000 mil² (± 28.300.000 km²) atau kira-kira 2/3 luas Asia. Walaupun luasnya hampir 3x luas Eropa, Afrika hanya memiliki garis pantai sepanjang ± 19.000.000 mil (±30.400 km) lebih pendek dari garis pantai eropa yang memiliki garis pantai sepanjang ± 23.000 mil (± 36.800 km). Hal ini yang menyebabkan Afrika menjadi benua yang kompak, tidak banyak teluk-teluk yang jauh menjorok ke arah daratan. Benua ini sebagian besar di daerah tropika dan secara geomorfologis merupakan sebuah plato besar yang berkomposisi batuan tua dari zaman Archeozokium dan Paleozokium. Benua afrika juga memiliki beberapa iklim yaitu (1) Iklim Equator, terdapat di sepanjang pantai Afrika Barat, Ledok Zaire, dataran tinggi Kenya Uganda dan bagian sempit dari pantai timur. (2) Iklim Sabana Tropika, terdapat disebelah utara dan selatan dari daerah iklim equator. (3) Iklim Gurun, terdapat didaerah Afrika Utara diantara daerah iklim tropika dan daerah pantaai L.Tengah (Gurun Sahara, Gurun Lybia, Gurun Nusia dan sebagainya; dan di Bagian Barat Daya Afrika (termaksud ke alamnya Gurun Kalahari, Gurun Namib), (4) Iklim Sedang Hangat, terdapat didaerah Pantai Tenggara Afrika Selatan, di sebelah Selatan dari Garia Balik Selatan. (5) Iklim Mediteran, di daerah L.Tengan dan sudut barat daya Afrika.
Benua Afrika memiliki sungai terpanjang di Afrika yaitu Sungai Nil ( ± 6400 km atau 12 kali Bengawan Solo), tebentuk dari dua aliran yaitu Sungai putih dan Sungai Biru. Sungai ini mendukung kegiatan penduduk Mesir seperti irigasi, drainase, pertanian, reboisasi, pelestarian tanah dari serangan gurun, penataan kota.
Penduduk Benua Afrika merupakan penduduk terbanyak terbesar kedua setelah Asia. Penduduk Afrika terbagi atas 3 Ras, yaitu (1) Ras Kaukosoid (ras kulit putih), terdapat didaerah Afrika Utara dan Timur Laut, meliputi bangsa Barber, Arab dan Mesir serta suku bangsa Tuareg yang hidup di daerah Sahara serta bangsa Fulani di daerah Aliran Nigeria Hulu. Penghuni pertama ras kulit putih didaerah Afrika utara. Kawasan ini meliputi Negara-negara berkembang di benua Afrika. Budaya dan penduduknya umumnya berbeda dengan kawasan benua Afrika lainnya. Hal ini disebabkan sebagian besar penduduk dikawasan berkulit putih beragama islam, penutur asli bahasa Afro-Asia. Bagian Afrika Selatan meskipun pernah mendapat sebagai Negara berpolitik apartheis (perbedaan warna kulit). Wilayah ini sekarang memiliki jumlah penduduk berkulit putih terbesar di benua Afrika. Afrika Selatan juga dikenal sebagai lading emas, karena wilayah  ini menghasilkan berlian, emas, dan platinum. Afrika Selatan terdiri dari Negara bostwana, Lesotho, Namibia, cape town, swazland. (2) Ras Negroid, ras yang jumlah anggotanya paling banyak di Afrika (63%) karena ras ini penduduk asli Afrika. Ras ini masih terbagi lagi menjadi 2, yaitu : (a) Negro Sudan, terdapat d Sudan, dengan ciri-ciri fisik : kulit coklat tua (gelap), bibir tebal dan hidung pesek besar. Termaksud orang Hausa di lembah Niger dan orang Masai di sekitar G. Kilimanjaro yang hidup sebagai pengembala. (b) Negro Bantu, terdapat di Afrika Selatan Sudan. Warna kulitnya lebih muda dari Negro Sudan dan hidungnya tidak bbegitu besar dan pesek. (3) Ras Khusus, meliputi suku-suku bangsa primitive, seperti orang Pygmy, Bushmen dan Hottentot. Orang Pygmy di jumpai di daerah Gurun Kalahari, disana tinggal juga orang Hottentot yang hidup di bidang peternakan dan hubungan darahnya masih dekat dengan orang Bushmen. Orang Pygmy dan Bushmen masih hidup mengumpul dan berburu.
Penyebaran penduduk Afrika sangat kontras, artinya terdapat daerah-daerah yang hamper taak berpenghuni, seperti daerah gurun Sahara dan Kalahari, tetapi sebalikna terdapat daerah yang berpenduduk sangat padat, seperti di lembah dan delta S. Nil yang subur. Daerah Atlas, disebabkan keadaan iklimnya dan letaknya yang berdekatan dengan L.Tengan dan Eropa, penduduknya padat dan terdapat sejumlah besar orang-orang keturunan Eropa.
Daerah Afrika Selatan berpenduduk agak jarang dengan kepadatan sekitar 17 orang per-km², terkecuali di daerah daerah pantai yang beiklim Mediterania dan iklim sedang hangat seperti di sekitar Cape Town dan Durban, serta di daerah pertambangan Johannesburg.
Penduduk Afrika Equator juga relative jarang. Disebabkan oleh faktor alam, faktor sejarah yakni akibat perang antar suku, perdagangan budak belian dan sebagian lagi disebabkan oleh wabah penyakit, antara lain penyakit tidur disebabkan lalat tsetse. Akan tetapi kearah barat Afrika Equator kepadatan penduduk lebih tinggi (daerah ini curah ujan paling banyak).
Hampir 1/3 dari luas keseluruhan benua Afrika adalah Savana. Hawa dan udara disana cenderung panas dan berdebu. Banyak orang mungkin berpikiran atau mengkaitkan hal ini dengan penampilan fisik orang-orang Afrika yang umumnya berkulit gelap. Namun tak semua pandangan itu benar karena ada beberapa kawasan Afrika yang justru di dominasi dengan ras kulit putih.
Regionalisasi alamiah benua Afrika terbagi atas berbagai daerah dengan karakteristik masing-masing, yaitu (a)Daerah mediteran, dari pantai L. Tengah kearah selatan banyak dijumpai pantai, daerah teluk, palto tinggi shots dan daerah perbatasan sahara. (b)Daerah nil, dialiri oleh sungai nil yang terpanjang di afrika terdiri dari daerah savanna, stepa, dan gurun. (c)Daerah sahara, ddominasi oleh gurun sahara yang terluas di dunia yang sebagian besar terdiri dari batu cadas, akumulasi batu kecil dan batu besar. (d)daerah tanduk afrika,  terdiri dari daearah dataran rendah pantai dan dataran tinggi Ethiopia. (e)daerah afrika timur tropika, terdiri dari dataran rendah pantai dan plato. (f)daerah guinea,  daerah ini berada dihadapan teluk  guinea, membentang diantara tanjung verde dan muara s.zaire. (g)lembah s.zaire, daerah lembah yang dialiri s.zaire dan anak0anak sungainya. Suhu udara rata-rata tinggi, curah hujan lebat karena itu setengah lembah ini tertutup oleh hutan hujan tropika. (h)daerah afrika selatan, di daerah ini mengalir s. orange dan cabangnya s. vaal yang bermata air dari pegunungan naga.
Djamari, dkk.1986.Geografi Regional Dunia.Jakarta:Karunika, Universitas Terbuka
http://johmy.web44.net/Afrika.htm 
http://newgalaxy8.blogspot.com/2012/01/mengenal-ras-nemgroid.html

Geografi Regional Benua Amerika

Banyak orang menafsirkan Benua Amerika sebagai negara Amerika Serikat, padahal negara Amerika Serikat hanyalah bagian dari wilayah Benua Amerika yang terletak di bagian Utara. Adapun negara-negara di bagian Selatan Benua Amerika lebih dikenal dengan sebutan negara-negara Amerika Latin.

a . Letak, Luas, dan Batas
Amerika adalah benua terbesar kedua yang terletak di belahan bumi sebelah Barat. Secara astronomis, benua ini terletak antara ± 80°LU - 56°LS dan ±170°BB – 36°BB. Bentuk wilayahnya yang memanjang ini seolah-olah menghubungkan daerah Kutub Utara dengan Kutub Selatan.
Luas wilayah daratannya mencapai ± 41.825.581 km² atau sekitar 28,1% dari seluruh luas wilayah daratan dunia dengan batas-batas berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Arktik dan kawasan Kutub Utara.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Atlantik.
3) Sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik.

b. Kondisi Fisik
Secara geografis, Benua Amerika dapat dibagi menjadi tiga kawasan, yaitu kawasan Amerika Utara, kawasan Amerika Tengah dan kawasan Amerika Selatan. Ketiga kawasan tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda satu sama lain.

1 ) Iklim di Benua Amerika
Wilayah Benua Amerika yang bersifat meridian menjadikan benua ini memiliki semua jenis iklim matahari berikut ini.
a) Iklim tropis: terdapat di kawasan Amerika Selatan, tepatnya di kawasan Lembah Amazone (Brasil).
b) Iklim subtropis: terdapat di kawasan Amerika Serikat (Amerika Utara) dan di kawasan Argentina (Amerika Selatan).
c) Iklim dingin: terdapat di bagian Utara, yaitu di Alaska (Amerika Serikat) dan bagian Utara Kanada.
Selain itu, terdapat juga iklim kontinental di bagian tengah benua, baik di wilayah Utara maupun di wilayah Selatan, serta terdapat juga iklim laut di kawasan Amerika Tengah, khususnya di Kepulauan Karibia dan di wilayah-wilayah sepanjang pantai.

2 ) Gurun di Benua Amerika
Benua Amerika juga memiliki wilayah gurun, meskipun wilayahnya tidak seluas gurun di Benua Asia. Gurun yang terdapat di Benua Amerika, yaitu Gurun Great Basin, Gurun Mojave, Gurun Sonora, dan Gurun Chihuahua yang kesemuanya berada di wilayah Benua Amerika bagian Utara.
Meskipun merupakan kawasan terkering di dunia, Gurun Atacama pernah menjadi perebutan antara negara Bolivia, Peru, dan Cile di akhir abad XIX (antara tahun 1879 - 1883). Perebutan wilayah terjadi setelah diketahui bahwa wilayah gurun ini memiliki kandungan nitrat dan tembaga yang berlimpah.
Adapun gurun yang berada di wilayah Benua Amerika bagian Selatan, yaitu Gurun Atacama di Cile (± 140.000 km²) yang merupakan gurun terkering di dunia dan Gurun Patagonia di perbatasan Cile - Argentina (± 673.000 km²). Berbeda dengan kondisi gurun di kawasan Asia yang pada umumnya datar, gurun di Benua Amerika pada umumnya berbentuk pegunungan yang tandus.

3 ) Gunung dan pegunungan di Benua Amerika
Salah satu ciri khas Benua Amerika adalah memiliki ciri fisik berupa rantai pegunungan yang membujur dari Alaska di bagian Utara hingga di Pegunungan Tierra del Fuego di bagian Selatan.
Rangkaian pegunungan tersebut menyatukan barisan pegunungan, seperti Pegunungan Brooks, Pegunungan Alaska, Pegunungan Mc.Kenzie, Pegunungan Pantai, Pegunungan Rocky, Pegunungan Sierra Nevada, dan Pegunungan Sierra Madre di kawasan Pantai Barat Amerika Utara, sedangkan Pegunungan Andes membentang di sepanjang Pantai Barat Amerika Selatan. Barisan pegunungan tersebut memiliki banyak gunung api aktif, sehingga merupakan salah satu jalur gempa bumi aktif di dunia. Puncak tertinggi berada di kawasan pegunungan Selatan yaitu di Gunung Aconcagua (6.959 m). Selain itu, terdapat juga pegunungan di bagian Timur Benua Amerika, yaitu Pegunungan Appalachia (Amerika Utara) dan Pegunungan Espinhaco (Amerika Selatan).

4 ) Sungai dan danau di Benua Amerika
Sungai-sungai utama di Benua Amerika, yaitu Sungai Amazone (6.515 km) di Brasil yang merupakan sungai terpanjang kedua di dunia, Sungai Mississippi (6.020 km), dan Sungai Mc.Kenzie (4.250 km). Selain itu, terdapat juga Sungai Colorado yang alirannya mampu menoreh perlapisan batuan dan menyisakan pemandangan alam menakjubkan yang disebut Grand Canyon di Arizona.
Benua Amerika juga memiliki banyak danau besar, seperti Danau Superior (± 83.270 km) yang merupakan danau terluas kedua di dunia, Danau Huron, Danau Michigan, Danau Great Bear, Danau Great Slave, Danau Erie, Danau Winnipeg, dan Danau Ontario. Danau-danau tersebut berada di Benua Amerika bagian Utara, sedangkan di Benua Amerika bagian Selatan hanya dijumpai beberapa danau kecil, seperti Danau Titicaca, Danau Paopo, Danau Sao Paolo, dan Danau Reprosa De Furnas.

5 ) Dataran tinggi dan dataran rendah
Dataran tinggi yaitu Dataran Tinggi Guyana di perbatasan Guyana - Suriname dan Dataran Tinggi Mattogrosso di Brasil. Selain itu, di kawasan Amerika Tengah juga terdapat Plato Tengah Meksiko yang bentuknya semakin melandai ke arah Utara serta Dataran Tinggi Colorado (Amerika Utara). Adapun dataran rendah terdapat di Amerika Utara bagian tengah, yaitu di kawasan Kanada, bagian tengah Amerika Serikat yang disebut Great Plain di Lembah Sungai Mississippi, serta Dataran Tinggi Anahuac di Meksiko. Sementara itu di Amerika Selatan, dataran rendahnya terdapat di Lembah Sungai Amazone (Brasil), Grand Chaco, dan Lembah Sungai Parana di Argentina.

6 ) Flora dan fauna di Benua Amerika
Flora di kawasan Amerika Utara didominasi oleh padang rumput hijau (prairi) yang kini telah dimanfaatkan untuk lahan pertanian yang subur. Selain itu, terdapat pula tumbuhan khas daerah tundra berupa hutan konifera (berdaun jarum) dan tumbuhan semusim lainnya. Di wilayah Amerika Tengah mulai terdapat variasi tanaman, di daerah Karibia terdapat hutan tropis yang diselingi padang rumput dan pohon pinus tropis, sedangkan di daerah kering hanya dijumpai semak dan pohon yang dapat meranggas.
Wilayah Amerika Selatan didominasi oleh hutan hujan tropis yang lebat, bahkan kawasan Lembah Sungai Amazone merupakan kawasan hutan hujan tropis terlebat di dunia.
Hal ini tentu saja menyediakan habitat untuk berbagai variasi fauna yang hidup di dalamnya. Fauna endemik di daerah ini adalah ikan piranha dan burung macau di hutan Amazone.
Adapun hewan khas Amerika Utara adalah bison, beruang kutub, penguin, dan ikan salmon.
Karakteristik Benua Amerika
Benua Amerika memiliki ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa ciri khas Benua Amerika.
1) Benua Amerika merupakan benua yang berbentuk meridian (memanjang dari Utara - Selatan).
2) Benua Amerika memiliki air terjun tertinggi, yaitu air terjun Angel (1.000 m) di Venezuela.
3) Benua Amerika memiliki air terjun dengan debit air terbesar di dunia, yaitu air terjun Guaira di Brasil (13.310 m³/detik).
4) Benua Amerika memiliki gunung api aktif tertinggi, yaitu Gunung Ojos de Salado (6.908 m).
5) Benua Amerika memiliki tanah genting dan terusan di Panama (Amerika Tengah) yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.
6) Benua Amerika memiliki peninggalan bersejarah, yaitu piramida bangsa Inca.
7) Benua Amerika memiliki lembah sungai terluas, yaitu Lembah Sungai Amazone (7.045.000 km²).
8) Benua Amerika memiliki tempat terkering di dunia, yaitu Gurun Atacama, Cile.
9) Benua Amerika memiliki ngarai terbesar di dunia, yaitu Grand Canyon di Colorado, Arizona.

Daftar Pustaka

Http://mengerjakantugas.blogspot.com/2009/05/benua-amerika.html

GEOGRAFIS NEGARA JEPANG



Gunung Fuji, bunga sakura, dan shinkansen. Ketiganya merupakan simbol Jepang. Jepang memiliki lebih dari 3.000 pulau yang terletak di pesisir Lautan Pasifik di timur benua Asia. Istilah Kepulauan Jepang merujuk kepada empat pulau besar, dari utara ke selatan, Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu, serta Kepulauan Ryukyu yang berada di selatan Kyushu. Sekitar 70% hingga 80% dari wilayah Jepang terdiri dari pegunungan yang berhutan-hutan, dan cocok untuk pertanian, industri, serta permukiman. Daerah yang curam berbahaya untuk dihuni karena risiko tanah longsor akibat gempa bumi, kondisi tanah yang lunak, dan hujan lebat. Oleh karena itu, permukiman penduduk terpusat di kawasan pesisir. Jepang termasuk salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia. Gempa bumi berkekuatan rendah dan sesekali letusan gunung berapi sering dialami Jepang karena letaknya di atas Lingkaran Api Pasifik di pertemuan tiga lempeng tektonik. Gempa bumi yang merusak sering menyebabkan tsunami. Setiap abadnya, di Jepang terjadi beberapa kali tsunami. Gempa bumi besar yang terjadi akhir-akhir ini di Jepang adalah Gempa bumi Chuetsu 2004 dan Gempa bumi besar Hanshin tahun 1995. Keadaan geografi menyebabkan Jepang memiliki banyak sumber mata air panas, dan sebagian besar di antaranya telah dibangun sebagai daerah tujuan wisata. Jepang berada di kawasan beriklim sedang dengan pembagian empat musim yang jelas. Walaupun demikian, terdapat perbedaan iklim yang mencolok antara wilayah bagian utara dan wilayah bagian selatan. Pada musim dingin, Jepang bagian utara seperti Hokkaido mengalami musim salju, namun sebaliknya wilayah Jepang bagian selatan beriklim subtropis. Iklim juga dipengaruhi tiupan angin musim yang bertiup dari benua Asia ke Lautan Pasifik pada musim dingin, dan sebaliknya pada musim panas.
Iklim Jepang terbagi atas enam zona iklim:
  1. Hokkaido : Kawasan paling utara beriklim sedang dengan musim dingin yang panjang dan membekukan, serta musim panas yang sejuk. Presipitasi tidak besar, namun salju banyak turun ketika musim dingin.
  2. Laut Jepang : Di pantai barat Pulau Honshu, tiupan angin dari barat laut membawa salju yang sangat lebat. Pada musim panas, kawasan ini lebih sejuk dibandingkan kawasan Pasifik. Walaupun demikian, suhu di kawasan ini kadangkala dapat menjadi sangat tinggi akibat fenomena angin fohn.
  3. Dataran Tinggi Tengah : Wilayah ini beriklim pedalaman dengan perbedaan suhu rata-rata musim panas-musim dingin yang sangat mencolok. Perbedaan suhu antara malam hari dan siang hari juga sangat mencolok.
  4. Laut Pedalaman Seto : Barisan pegunungan di wilayah Chugoku dan Shikoku menghalangi jalur tiupan angin musim, sehingga kawasan ini sepanjang tahun beriklim sedang.
  5. Samudra Pasifik : Kawasan pesisir bagian timur Jepang mengalami musim dingin yang sangat dingin, namun tidak banyak turun salju. Sebaliknya, musim panas menjadi begitu lembap akibat tiupan angin musim dari tenggara.
  6. Kepulauan Ryukyu : Kepulauan di barat daya Jepang termasuk Kepulauan Ryukyu beriklim subtropis, hangat sewaktu musim dingin dan suhu yang tinggi sepanjang musim panas. Presipitasi sangat tinggi, terutama selama musim hujan. Taifun sangat sering terjadi. Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Jepang adalah 40,9 °C (105,6 °F) pada 16 Agustus 2007. Musim hujan dimulai lebih awal di Okinawa, yakni sejak awal Mei. Garis depan musim hujan bergerak ke utara, namun berakhir di Jepang utara sebelum mencapai Hokkaido. Di sebagian besar wilayah Honshu, awal musim hujan dimulai pertengahan Juni dan berlangsung selama enam minggu. Taifun sering terjadi sepanjang September dan Oktober. Penyebabnya adalah tekanan tropis di garis khatulistiwa yang bergerak dari barat daya ke timur laut, dan sering membawa hujan yang sangat lebat.
*  DEMOGRAFIS NEGARA JEPANG
Artikel kedua untuk bagian ini adalah : Demografis Jepang, bahasa Jepang, bangsa Jepang, masalah ras di Jepang, dan agama di Jepang


Pemandangan perempatan Shibuya pada malam hari. Perempatan Shibuya dikenal sangat ramai dengan penyeberang jalan. Kuil Shinto Itsukushima Situs Warisan Dunia UNESCO. Populasi Jepang diperkirakan sekitar 127,614 juta orang (perkiraan 1 Februari 2009). Masyarakat Jepang homogen dalam etnis, budaya dan bahasa, dengan sedikit populasi pekerja asing. Di antara sedikit penduduk minoritas di Jepang terdapat orang Korea Zainichi, Cina Zainichi, orang Filipina, orang Brazil-Jepang, dan orang Peru-Jepang. Pada   

2003, ada sekitar 136.000 orang Barat yang menjadi ekspatriat di Jepang. Kewarganegaraan Jepang diberikan kepada bayi yang dilahirkan dari ayah atau ibu berkewarganegaraan Jepang, ayah berkewarganegaraan Jepang yang wafat sebelum bayi lahir, atau bayi yang lahir di Jepang dengan ayah/ibu tidak diketahui/tidak memiliki kewarganegaraan. Suku bangsa yang paling dominan adalah penduduk asli yang disebut suku Yamato dan kelompok minoritas utama yang terdiri dari penduduk asli suku Ainu dan Ryukyu, ditambah kelompok minoritas secara sosial yang disebut burakumin. Pada tahun 2006, tingkat harapan hidup di Jepang adalah 81,25 tahun, dan merupakan salah satu tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Namun populasi Jepang dengan cepat menua sebagai dampak dari ledakan kelahiran pascaperang diikuti dengan penurunan tingkat kelahiran. Pada tahun 2004, sekitar 19,5% dari populasi Jepang sudah berusia di atas 65 tahun. Perubahan dalam struktur demografis menyebabkan sejumlah masalah sosial, terutama kecenderungan menurunnya populasi angkatan kerja dan meningkatnya biaya jaminan sosial seperti uang pensiun. Masalah lain termasuk meningkatkan generasi muda yang memilih untuk tidak menikah atau memiliki keluarga ketika dewasa. Populasi Jepang dikhawatirkan akan merosot menjadi 100 juta pada tahun 2050 dan makin menurun hingga 64 juta pada tahun 2100. Pakar demografi dan pejabat pemerintah kini dalam perdebatan hangat mengenai cara menangani masalah penurunan jumlah penduduk. Imigrasi dan insentif uang untuk kelahiran bayi sering disarankan sebagai pemecahan masalah penduduk Jepang yang semakin menua. Perkiraan tertinggi jumlah penganut agama Buddha sekaligus Shinto adalah 84-96% yang menunjukkan besarnya jumlah penganut sinkretisme dari kedua agama tersebut. Walaupun demikian, perkiraan tersebut hanya didasarkan pada jumlah orang yang diperkirakan ada hubungan dengan kuil, dan bukan jumlah penduduk yang sungguh-sungguh menganut kedua agama tersebut. Professor Robert Kisala (dari Universitas Nanzan) memperkirakan hanya 30% dari penduduk Jepang yang mengaku menganut suatu agama. Taoisme dan Konfusianisme dari Cina juga memengaruhi kepercayaan dan tradisi Jepang. Agama di Jepang cenderung bersifat sinkretisme dengan hasil berupa berbagai macam tradisi, seperti orang tua membawa anak-anak ke upacara Shinto, pelajar berdoa di kuil Shinto meminta lulus ujian, pernikahan ala Barat di kapel atau gereja Kristen, sementara pemakaman diurus oleh kuil Buddha. Penduduk beragama Kristen hanya minoritas sejumlah (2.595.397 juta atau 2,04%). Kebanyakan orang Jepang mengambil sikap tidak peduli terhadap agama dan melihat agama sebagai budaya dan tradisi. Bila ditanya mengenai agama, mereka akan mengatakan bahwa mereka beragama Buddha hanya karena nenek moyang mereka menganut salah satu sekte agama Buddha. Selain itu, di Jepang sejak pertengahan abad ke-19 bermunculan berbagai sekte agama baru (Shinshūkyō) seperti Tenrikyo dan Aum Shinrikyo (Aleph). Lebih dari 99% penduduk Jepang berbicara bahasa Jepang sebagai bahasa ibu.Bahasa Jepang adalah bahasa aglutinatif dengan tuturan hormat (kata honorifik) yang mencerminkan hirarki dalam masyarakat Jepang. Pemilihan kata kerja dan kosa kata menunjukkan status pembicara dan pendengar. Menurut kamus bahasa Jepang Shinsen-kokugojiten, kosa kata dari Cina berjumlah sekitar 49,1% dari kosa kata keseluruhan, kata-kata asli Jepang hanya 33,8% dan kata serapan sekitar 8,8%.[99] Bahasa Jepang ditulis memakai aksara kanji, hiragana, dan katakana, ditambah huruf Latin dan penulisan angka Arab. Bahasa Ryukyu yang juga termasuk salah satu keluarga bahasa Japonik dipakai orang Okinawa, tapi hanya sedikit dipelajari anak-anak. Bahasa Ainu adalah bahasa mati dengan hanya sedikit penutur asli yang sudah berusia lanjut di Hokkaido. Murid sekolah negeri dan swasta di Jepang hanya diharuskan belajar bahasa Jepang dan bahasa Inggris.
KOTA-KOTA BESAR DI JEPANG
KOTA
PREFEKTUR
POPULASI
Tokyo
Tokyo
8.483.050
Yokohama
Kanagawa
3.579.133
Osaka
Osaka
2.628.776
Nagoya
Aichi
2.215.031
Sapporo
Hokkaido
1.880.875
Kobe
Hyogo
1.525.389
Kyoto
Kyoto
1.474.764
Fukuoka
Fukuoka
1.400.621
Kawasaki
Kanagawa
1.327.009
Saitama
Saitama
1.176.269
Hiroshima
Hiroshima
1.159.391
Sendai
Miyagi
1.028.214
Sumber : Sensus 2005


*  PEREKONOMIAN NEGARA JEPANG
Artikel ketiga untuk bagian ini adalah : Perekonomi Neara Jepang
Sejak periode Meiji (1868-1912), Jepang mulai menganut ekonomi pasar bebas dan mengadopsi kapitalisme model Inggris dan Amerika Serikat. Sistem pendidikan Barat diterapkan di Jepang, dan ribuan orang Jepang dikirim ke Amerika Serikat dan Eropa untuk belajar. Lebih dari 3.000 orang Eropa dan Amerika didatangkan sebagai tenaga pengajar di Jepang. Pada awal periode Meiji, pemerintah membangun jalan kereta api, jalan raya, dan memulai reformasi kepemilikan tanah. Pemerintah membangun pabrik dan galangan kapal untuk dijual kepada swasta dengan harga murah. Sebagian dari perusahaan yang didirikan pada periode Meiji berkembang menjadi zaibatsu, dan beberapa di antaranya masih beroperasi hingga kini. Pertumbuhan ekonomi riil dari tahun 1960-an hingga 1980-an sering disebut "keajaiban ekonomi Jepang", yakni rata-rata 10% pada tahun 1960-an, 5% pada tahun 1970-an, dan 4% pada tahun 1980-an. Dekade 1980-an merupakan masa keemasan ekspor otomotif dan barang elektronik ke Eropa dan Amerika Serikat sehingga terjadi surplus neraca perdagangan yang mengakibatkan konflik perdagangan. Setelah ditandatanganinya Perjanjian Plaza 1985, dolar AS mengalami depresiasi terhadap yen. Pada Februari 1987, tingkat diskonto resmi diturunkan hingga 2,5% agar produk manufaktur Jepang bisa kembali kompetitif setelah terjadi kemerosotan volume ekspor akibat menguatnya yen. Akibatnya, terjadi surplus likuiditas dan penciptaan uang dalam jumlah besar. Spekulasi menyebabkan harga saham dan realestat terus meningkat, dan berakibat pada penggelembungan harga aset. Harga tanah terutama menjadi sangat tinggi akibat adanya "mitos tanah" bahwa harga tanah tidak akan jatuh. Ekonomi gelembung Jepang jatuh pada awal tahun 1990-an akibat kebijakan uang ketat yang dikeluarkan Bank of Japan pada 1989, dan kenaikan tingkat diskonto resmi menjadi 6%. Pada 1990, pemerintah mengeluarkan sistem baru pajak penguasaan tanah dan bank diminta untuk membatasi pendanaan aset properti. Indeks rata-rata Nikkei dan harga tanah jatuh pada Desember 1989 dan musim gugur 1990. Pertumbuhan ekonomi 
mengalami stagnasi pada 1990-an, dengan angka rata-rata pertumbuhan ekonomi riil hanya 1,7% sebagai akibat penanaman modal yang tidak efisien dan penggelembungan harga aset pada 1980-an. Institusi keuangan menanggung kredit bermasalah karena telah mengeluarkan pinjaman uang dengan jaminan tanah atau saham. Usaha pemerintah mengembalikan pertumbuhan ekonomi hanya sedikit yang berhasil dan selanjutnya terhambat oleh kelesuan ekonomi global pada tahun 2000. Jepang adalah perekonomian terbesar nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat, Jepang bersama Jerman dan Korea Selatan adalah 3 negara yang pernah mencatatkan diri sebagai negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat sepanjang sejarah dunia, dengan PDB nominal sekitar AS$4,5 triliun, dan perekonomian terbesar ke-3 di dunia setelah AS dan Republik Rakyat Cina dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Industri utama Jepang adalah sektor perbankan, asuransi, realestat, bisnis eceran, transportasi, telekomunikasi, dan konstruksi. Jepang memiliki industri berteknologi tinggi di bidang otomotif, elektronik, mesin perkakas, baja dan logam non-besi, perkapalan, industri kimia, tekstil, dan pengolahan makanan. Sebesar tiga perempat dari produk domestik bruto Jepang berasal dari sektor jasa. Distrik Minato Mirai 21 di Yokohama. Ekonomi Jepang sangat mengandalkan sektor jasa. Hingga tahun 2001, jumlah angkatan kerja Jepang mencapai 67 juta orang. Tingkat pengangguran di Jepang sekitar 4%. Pada tahun 2007, Jepang menempati urutan ke-19 dalam produktivitas tenaga kerja. Menurut indeks Big Mac, tenaga kerja di Jepang mendapat upah per jam terbesar di dunia. Toyota Motor, Mitsubishi UFJ Financial, Nintendo, NTT DoCoMo, Nippon Telegraph & Telephone, Canon, Matsushita Electric Industrial. Honda, Distrik Minato Mirai 21 di Yokohama. Mitsubishi Corporation, dan Sumitomo Mitsui Financial adalah 10 besar perusahaan Jepang pada tahun 2008. Sejumlah 326 perusahaan Jepang masuk ke dalam daftar Forbes Global 2000 atau 16,3% dari 2000 perusahaan publik terbesar di dunia (data tahun 2006). Bursa Saham Tokyo memiliki total kapitalisasi pasar terbesar nomor dua di dunia. Indeks dari 225 saham perusahaan besar yang diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo disebut Nikkei 225. Dalam Indeks Kemudahan Berbisnis, Jepang menempati peringkat ke-12, dan termasuk salah satu negara maju dengan birokrasi paling sederhana. Kapitalisme model Jepang memiliki sejumlah ciri khas. Keiretsu adalah grup usaha yang beranggotakan perusahaan yang saling memiliki kerja sama bisnis dan kepemilikan saham. Negosiasi upah (shuntō) berikut perbaikan kondisi kerja antara manajemen dan serikat buruh dilakukan setiap awal musim semi. Budaya bisnis Jepang mengenal konsep-konsep lokal, seperti Sistem Nenkō, nemawashi, salaryman, dan office lady. Perusahaan di Jepang mengenal kenaikan pangkat berdasarkan senioritas dan jaminan pekerjaan seumur hidup. Kejatuhan ekonomi gelembung yang diikuti kebangkrutan besar-besaran dan pemutusan hubungan kerja menyebabkan jaminan pekerjaan seumur hidup mulai ditinggalkan. Perusahaan Jepang dikenal dengan metode manajemen seperti The Toyota Way. Aktivisme pemegang saham sangat jarang. Dalam Indeks Kebebasan Ekonomi, Jepang menempati urutan ke-5 negara paling laissez-faire di antara 41 negara Asia Pasifik. Mobil hibrida Toyota Prius. Produk otomotif dan elektronik adalah komoditas ekspor unggulan Jepang. 
Total ekspor Jepang pada tahun 2005 adalah 4.210 dolar AS per kapita. Pasar ekspor terbesar Jepang tahun 2006 adalah Amerika Serikat 22,8%, Uni Eropa 14,5%, Cina 14,3%, Korea Selatan 7,8%, Taiwan 6,8%, dan Hong Kong 5,6%. Produk ekspor unggulan Jepang adalah alat transportasi, kendaraan bermotor, elektronik, mesin-mesin listrik, dan bahan kimia. Negara sumber impor terbesar bagi Jepang pada tahun 2006 adalah Cina 20,5%, AS 12,0%, Uni Eropa 10,3%, Arab Saudi 6,4%, Uni Emirat Arab 5,5%, Australia 4,8%, Korea Selatan 4,7%, dan Indonesia 4,2%. Impor utama Jepang adalah mesin-mesin dan perkakas, minyak bumi, bahan makanan, tekstil, dan bahan mentah untuk industri. Jepang adalah negara pengimpor hasil laut terbesar di dunia (senilai AS$ 14 miliar). Jepang berada di peringkat ke-6 setelah RRC, Peru, Amerika Serikat, Indonesia, dan Chili, dengan total tangkapan ikan yang terus menurun sejak 1996. Pertanian adalah sektor industri andalan hingga beberapa tahun seusai Perang Dunia II. Menurut sensus tahun 1950, sekitar 50% angkatan kerja berada di bidang pertanian. Sepanjang "masa keajaiban ekonomi Jepang", angkatan kerja di bidang pertanian terus menyusut hingga sekitar 4,1% pada tahun 2008. Pada Februari 2007 terdapat 1.813.000 keluarga petani komersial, namun di antaranya hanya kurang dari 21,2% atau 387.000 keluarga petani pengusaha. Sebagian besar angkatan kerja pertanian sudah berusia lanjut, sementara angkatan kerja usia muda hanya sedikit yang bekerja di bidang pertanian. Diperkirakan oleh pengamat ekonomi bahwa, Jepang bersama Korea Selatan, India dan RRC akan benar-benar mendominasi dunia ditahun 2030 dan mematahkan dominasi barat atas perekonomian dunia. Menurut analisis kelompok kami Negara Jepang termasuk katagori Negara yang maju karena,  sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan moderen seperti AEGIS serta skuat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB. Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.

KONSEP DASAR GEOGRAFI REGIONAL DUNIA

Agar mudah mempelajari geografi regional dunia oleh beberaopa ahli menggunakan konsep dasar sebagai pondasinya. Menurut Salter (2006) ada beberapa konsep dasar geografi yang dapat membantu mempermuda dan memahami materi geografi regional dunia, yakni sebagai berikut:
1. Mengindentfikasi 6 elemen esensial geografi yaitu (1) Dunia dalam pengertian keruangan, (2) Tempat dan Wilayah, (3)Sistem Fisik, (4) Sistem manusia, (5)Masyarakat dan lingkngan, (6) pengunaan geografi
2.Menggunakan 5 tema dalam membahas wilayah gografis atau Realm geografis yang meliputi: (1)Wilayah dan penduduk, (2)mengindentifikasi wilayah, (3)Kebudayaan,(4)Jumlah penduduk dan penyebarannya dan (5) geografi fisik dan adaptasi manusia terhadap lingkungannya
3. Dunia dibagi menjadi 9 wilayah utama Geografis yang dikenal sebagai profil geografis yang didalanya djelaskan kharakteristik setipa wilayah,negara,bentanglahan dan penduduk yang mendiami wilayah tsb
4. Geografi dalam pengertian ini adalah penggambaran bumi dan juga dkenal sebagai studi bumi sebagai tempat tinggal manusia
5. Sasaran utama pelaaran geografi regional dunia yaitu (1) memahai pentingnya masalah-masalah geografis dan potensi pemecahannya (2) mempunyai kemampuan lebih baik untuk menghubungkan dari berbagai jenis informasi sebagai alat memahami bumi,(3) Untuk memahami kejadian-kejadian yang sedang belangsung di dunia, dan (4) mengembangkan ketrampilan dalam mengintrespeetasi dan pembacaan bentangalam dan tempat
5. Peta bagi seorang eografi merupakan alat utama, oleh sebab itu harus memahami bahasa peta, kudusnya konsep skala, proyeksi peta sitem koordinat, dan simbolisasi
6. Budaya dan individu memunculkan keunikan mental map, Wilayah merupakan dampak dari mental map in yang dapat membantu kita dalam memahami dunia yang sedemikian kompleks
7. Pemikiran geografi modern ini berasal dari legalitas intelektual yang berlangsung lama terutama yang berkaitan dengan interaksi mansia dengan lingkungannya, sehingga muncul pendekatan yan dominan dalam memahami manusia merubah bentangalam, terutama dalam pandangan possibilisme,persepsi lingkungan dan dterminisme lingkungan.
Disipin geografi dapat dibagi kedalam spesialisasi baik regional maupun sistimatik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Katalog Geografi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger